Puasa
adalah jalan yang mengantarkan seorang hamba kepada Rabbnya. Tidak ada yang
mengetahui hakikat pahalanya yang begitu besar kecuali Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman dalam
hadits qudsi:
كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلا الصوم فإنه لي وأنا اجزي به يدع شهوته وطعامه وشرابه من أجلي
“Setiap amalan anak Adam dibalas dengan
kebaikan sepuluh kali lipatnya kecuali puasa, maka puasa itu untuk-Ku dan aku
yang akan membalasnya, dia menahan syahwatnya dan menahan makan dan minum
karena aku.” (HR. Muslim)
Mungkin saja ada orang yang mengaku
berpuasa padahal ketika tidak dilihat orang maka dia makan dan minum. Orang
seperti ini tidak merasa diawasi Allah. Dia hanya mendapatkan pujian dari
manusia. Adapun orang yang takut pada Allah jika rusak puasnya dia takut
sebagaimana takut apabila rusak shalat, zakat, haji, dan kewajiban-kewajiban
lainnya. Allah telah mewajibkan puasa sebagaimana Allah telah mewajibkan
shalat. Shalat adalah rukun islam yang paling agung setelah syahadat. Shalat
diwajibkan ketika Nabi Mi’raj ke atas langit. Oleh karena itu jika rusaknya
puasa adalah perkara yang sangat besar baginya maka rasa khawatir akan rusaknya
shalat akan terasa lebih besar urusannya. Inilah salah satu faedah yang bisa
diambil seorang muslim di bulan Ramadhan.
seluruh amal kebagusan manusia yang tulus karna allah maka maka allah kasi pahala 10 kali lipat kecuali puasa.
kenapa.......? saking besarnya pahalanya sampai allah tidak menyebutkan pahalanya kata allah pahala orang puasa itu urusan-Ku. karna pusasa adala ibadah yang sangat berat melibatkan lahir dan batin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar